Desain Fasad Minimalis

Sebagai bagian awal yang dilihat oleh tamu, fasad harus didesain agar tampil cantik. Nah, desain yang akan kita bahas, yakni minimalis, modern, sederhana, type 36, type 45, dan hingga 54. Yuk cek!

Fasad rumah itu juga adalah sebuah hal yang akan memberikan kesan pertama bagi seseorang yang memandang sebuah rumah dari luar.

Dan setiap orang tentu tidak ingin mendapatkan kesan pertama yang buruk.

Namun, tidak semua orang mampu memberikan sentuhan yang baik untuk fasad rumah mereka.

Hingga pada akhirnya, komposisi dan tatanan di bagian eksterior menjadi bentukan-bentukan yang menjemukan, membosankan, atau bahkan kurang layak untuk sebuah hunian yang nyaman.

Maka dari itu, berikut ini akan dijabarkan beberapa ide desain fasad rumah dan tips untuk menciptakan eksterior yang indah di rumah Anda.

Apa itu Fasad?

Fasad adalah bagian terluar dari suatu bangunan, umumnya yang begitu diperhatikan, yakni bagian depan rumah.

Nah, dalam desain fasad merupakan bagian yang begitu penting karena bagian ini memberikan first impression terhadap bangunan dan suasana tertentu bagi ruangan lainnya.

Ide Desain Fasad Rumah

Mainkan Komposisi Bentuk. 

Komposisi bentuk merupakan sebuah hal yang penting dari sebuah fasad rumah. Jika Anda menginginkan fasad rumah sederhana maka permainan komposisi bentuk adalah sesuatu yang wajib untuk dilakukan.

Berikut beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menjadikan eksterior rumah sederhana dapat terlihat menarik dari permainan bentuknya.

1. Kantilever, Ide Fasad 2 Lantai

desain fasad rumah 2 lantai kantilever
desain fasad rumah 2 lantai kantilever | gambar: desainrumahbagus.com

Kantilever adalah sebuah sistem dalam konstruksi yang memungkinkan balok lantai atas lebih menonjol daripada dinding terluar lantai di bawahnya tanpa adanya kolom atau tiang sebagai penyangga.

Dulu, mungkin akan sulit ditemui rumah dengan desain kantilever.

Namun akhir-akhir ini, desain komposisi bentuk bisa didapatkan dengan menambahkan kantilever di bagian depan eksterior.

Sehingga bentuk rumah akan semakin bervariasi.

Tentunya ide desain kantilever ini bisa digunakan untuk fasad rumah 2 lantai.

Poin-poin penting untuk implementasi desain fasad rumah kantilever Anda.

  1. Kantilever membutuhkan struktur konstruksi yang khusus dan tidak bisa terlalu menjorok keluar.
    Desain kantilever dalam batas aman adalah maksimal menjorok 1 meter keluar setelah dinding lantai pertama.
  2. Konsep komposisi bentuk kantilever ini cocok untuk rumah minimalis modern. Tema rumah yang lain bisa menyesuaikan.

↑ Ke Daftar Isi


2. Fokus pada Teras, Inspirasi Fasad Rumah Minimalis

fasad rumah minimalis, fokus pada teras
fasad rumah minimalis, fokus pada teras | gambar: dekorrumah.net

Permainan komposisi bentuk bisa Anda lakukan khusus pada bagian teras rumah. Karena teras rumah adalah bagian terpenting dari sebuah eskterior rumah tinggal.

Teras rumah utama merupakan satu titik yang bisa difokuskan jika Anda ingin rumah terlihat sederhana namun bernilai dari segi estetika bangunan.

Teras rumah sebenarnya bisa didesain dengan banyak cara.

Namun cara terbaik adalah dengan memberikan aksen yang tidak hanya bermanfaat untuk daya tarik, namun juga bermanfaat untuk hal lainnya.

Poin-poin penting untuk komposisi teras agar membentuk fasad yang baik.

  1. Teras yang sebaiknya didesain adalah teras yang langsung menghubungkan dengan pintu masuk utama.
    Jika Anda memiliki teras secondary entrance, sebaiknya tidak perlu didesain secara berlebihan.
    Karena dua fokus akan mengacaukan estetika itu sendiri.
  2. Desain komposisi teras ini cocok untuk semua tema rumah, mulai dari minimalis, klasik, mediteranian, country, dan sebagainya.
    Sehingga alternatif ini bisa dijadikan solusi yang aman bagi semua tema rumah, asalkan sesuai dengan masing-masing karakteristik rumah tersebut.
  3. Anda bisa mengeksplor aksen apa saja yang sesuai untuk teras rumah Anda. Bisa dari bentukan geometri yang sederhana, bisa dengan menambahkan dinding yang berlubang-lubang, atau dengan memadukan material tertentu di area teras rumah.

↑ Ke Daftar Isi


3. Rumah Modern, Komposisi Padat dan Rongga

model fasad modern, komposisi padat dan rongga
model fasad modern, komposisi padat dan rongga | gambar: metakonstruksi.com

Bentuk dari sebuah fasad juga bisa diatur dengan memainkan sifat dari bidang itu sendiri.

Misalnya dengan mengatur dimana titik terbaik untuk menempatkan bidang padat atau masif, serta dimana titik yang tepat untuk mengatur bidang yang berrongga, seperti balkon, dan semisalnya.

Pengaturan komposisi bentuk dari ruang yang padat dan ruang yang terlihat berrongga ini penting, karena permainan fasad rumah memang tidak selalu semuanya terdiri dari dinding yang padat.

Rumah juga memiliki bagian-bagian yang “hampa” namun jarang tersentuh oleh pengaturan yang tepat.

Poin-poin penting untuk komposisi padat dan rongga.

  1. Meletakkan bidang yang padat dan bidang yang berrongga bisa dilakukan secara selang seling, misalnya rongga-padat-rongga atau padat-rongga-padat
  2. Anda juga bisa memanfaatkan maju-mundurnya bangunan sebagai bagian dari komposisi ini. Misalnya untuk bidang bangunan yang maju diisi dengan sifat berrongga, sedangkan bagian yang lebih mundur diisi dengan sifat padat, atau sebaliknya.

↑ Ke Daftar Isi


4. Perbedaan Ketinggian

model fasad rumah dengen menerapkan perbedaan ketinggian
model fasad rumah dengen menerapkan perbedaan ketinggian | gambar: mundo-casas.com

Jika Anda kebetulan mendapatkan lahan yang lebih tinggi dari jalan raya, mungkin Anda akan berpikir untuk menyewa jasa pemerataan tanah agar rumah Anda sejajar dengan jalan raya.

Sebaiknya, jangan lakukan hal tersebut.

Mengapa? Karena ketinggian lahan justru dapat menciptakan komposisi bentuk yang ideal untuk rumah Anda. Selain itu lahan yang lebih tinggi dari bahu jalan akan membuat rumah lebih aman dari banjir. Lebih dari itu, rumah dapat terlihat lebih “megah”.

Poin-poin penting untuk implementasi perbedaan ketinggian.

  1. Anda bisa memainkan desain tangga yang cantik untuk bagian eksterior sehingga rumah terlihat elegan.
  2. Manfaatkan perbedaan ketinggian rumah dengan bahu jalan dengan menciptakan “ruang bawah tanah” yang bisa dimanfaatkan untuk garasi atau carport mobil Anda.
  3. Jika memiliki anggota keluarga yang menggunakan kursi roda, fasilitas tangga dapat diganti dengan ramp lantai yang sudutnya dapat disesuaikan dengan kebutuhan.
  4. Taman dapat didesain dengan sistem terasiring sederhana, sehingga varian pilihan taman rumah Anda akan lebih cantik.

↑ Ke Daftar Isi


5. Perpaduan Bentuk Geometris

fasad perpaduan bentuk geometris
fasad perpaduan bentuk geometris | gambar: dwell.com

Perbedaan bentuk geometris juga bisa dimanfaatkan untuk membentuk komposisi fasad yang unik. Bentuk geometris rumah kebanyakan adalah persegi.

Anda bisa menerapkan bentukan lain di salah satu elemen eksterior Anda sehingga rumah terlihat lebih dinamis dan tidak monoton.

Poin-poin penting dalam penataan bentuk geometris.

  1. Pilih bentukan geometris yang tidak mencolok. Anda bisa saja memilih bentuk lingkaran lalu mengambil bidang lengkung untuk salah satu sudut rumah agar fasad lebih terlihat dinamis.
    Atau dengan memilih bentukan segitiga dan menerapkannya dalam lereng miring atap Anda.
  2. Bentukan geometris ini bisa dipadu-padankan dengan seperlunya saja dan jangan berlebihan.
    Karena ruang yang ideal untuk berkegiatan tetaplah ruang-ruang persegi atau segiempat.

Mainkan Komposisi Warna. 

Warna merupakan sebuah kesan visual yang mudah ditangkap oleh mata manusia.

Warna dapat mengesankan ekspresi dari sebuah karya seni, termasuk fasad dari sebuah rumah. Jika Anda menginginkan sebuah fasad rumah mungil tentu permainan material kurang cocok.

Karena kadang material dapat menjadikan rumah justru terasa lebih kecil dan sempit. Maka dari itu untuk kasus seperti ini, permainan komposisi warna akan jauh lebih disarankan.

Berikut beberapa permainan komposisi warna yang bisa Anda gunakan untuk desain fasad rumah Anda.
↑ Ke Daftar Isi


6. Skema Warna Komplementer

fasad dengan skema warna komplementer
fasad dengan skema warna komplementer | gambar: dwell.com

Menentukan desain fasad terbaik dengan permainan warna bisa dilakukan dengan memilih salah satu dari banyaknya skema warna yang ada.

Salah satu yang menarik untuk diterapkan adalah skema warna komplementer.

Skema warna komplementer menunjukkan sifat yang kontras. Walau skema warna ini jarang diterapkan dalam bangunan, akan tetapi jika Anda cukup berani untuk menciptakan kesan yang kontras tersebut, rumah akan menjadi lebih berkesan.

Poin-poin penting untuk diterapkan dalam skema warna komplementer.

  1. Tentukan pilihan warna komplementer yang benar-benar sesuai dengan lingkungan sekitar Anda. Jangan menjadi rumah yang paling tajam warnanya dari lingkungan sekitar karena akan membuat rumah terlihat aneh.
  2. Karena kebanyakan warna komplementer terlalu tegas, Anda bisa mengurangi sifat tegas tersebut dengan memilih hue warna yang serupa namun lebih rendah intensitasnya.
    Misalnya paduan warna orange-biru bisa diubah dengan cream-biru langit. Atau paduan warna ungu-kuning bisa diubah dengan lavender-kuning muda.
  3. Tidak hanya cat yang bisa membantu menciptakan komposisi warna dari sebuah fasad.
    Warna material atau alam sekitar juga bisa menciptakan kesan tersebut. Apalagi jika Anda tidak memiliki keberanian untuk mengecat rumah dengan warna-warna yang kuat.
    Anda bisa saja membentuk fasad komplemeter dengan pilihan warna merah-hijau dengan cara yang lembut.
    Misalnya memilih material bata merah ekspose sebagai wakil dari warna merah, dan menanam tanaman rambat di dinding sebagai wakil dari warna hijau.

↑ Ke Daftar Isi


7. Skema Warna Monokrom

fasad rumah modern, skema warna monokrom
fasad rumah modern, skema warna monokrom | gambar: classymo.com

Skema warna monokrom yang paling aman dan paling sering digunakan dalam desain fasad rumah modern.

Hal ini dikarenakan warna-warna monokrom akan menampilkan rumah yang lebih elegan, sederhana, namun tetap anggun.

Pilihan komposisi warna monokrom ini sendiri sangat banyak dan bisa Anda tentukan sesuai selera.

Namun kebanyakan rumah minimalis modern sering menggunakan warna monokrom abu-abu dan cokelat. Dua warna ini adalah warna paling netral dan mudah diterima oleh semua mata.

Poin-poin penting untuk diterapkan dalam skema warna monokrom.

  • Jika Anda sudah menentukan warna monokrom mana yang akan diterapkan, tentukan dua sampai tiga dari hue warna tersebut. Misalnya untuk komposisi monokrom cokelat. Anda bisa memilih warna cokelat tua, cokelat susu, dan putih. Lalu terapkan kedua atau ketiga warna tersebut untuk fasad rumah Anda.
  • Warna-warna yang dipilih tidak selalu harus berasal dari warna cat dinding. Anda bisa memilih material lain yang akan diterapkan di fasad rumah. Misalnya fasad rumah dengan batu alam yang berwarna putih untuk menutup bagian yang memang ingin diberi warna putih.

Mainkan Komposisi Material

Permainan material bisa menjadi salah satu hal yang menarik untuk sebuah fasad rumah tropis seperti Indonesia.

Hal ini dikarenakan rumah-rumah tropis lebih fleksibel dalam menentukan material apa yang akan digunakan sebagai selubung bangunan.

Anda tentu bisa mengambil keuntungan dari hal ini. Berikut beberapa ide desain fasad dengan permainan komposisi material.
↑ Ke Daftar Isi


8. Batu Alam Pas untuk Rumah Sederhana

desain fasad rumah menggunakan batu alam
desain fasad rumah menggunakan batu alam | gambar: dekorrumah.net

Batu alam adalah salah satu bahan penutup dinding yang dapat memberikan kesan dekorasi di fasad rumah Anda.

Ada banyak sekali jenis batu alam yang dapat dimanfaatkan untuk material penutup dinding agar dinding tampak lebih ideal dan elegan.

Jenis batu alam ini pun tentu memiliki rentan harga yang berbeda-beda, tergantung kualitasnya masing-masing. Berikut beberapa jenis batu alam dan kisaran harganya di pasaran yang dapat membantu Anda mengira-ngira budget Anda.

  • Batu alam andesit Rp 75.000 hingga Rp 150.000 per meter persegi
  • Batu palimanan Rp 80.000 hingga Rp 100.000 per meter persegi
  • Batu candi Rp 80.000 hingga Rp 100.000 per meter persegi
  • Batu paras Jogja Rp 90.000 hingga Rp 100.000 per meter persegi
  • Batu susun sirih Rp 90.000 hingga Rp 150.000 per meter persegi

Poin-poin penting untuk penerapan batu alam di fasad rumah.

  1. Agar lebih bervariasi, hindari penggunaan batu alam untuk semua bagian dinding eksterior Anda. Gunakan saja batu alam hanya 1/3 dari bidang dinding Anda.
    Tujuannya adalah untuk menampilkan rumah yang tidak terlalu penuh dan “berat” karena batu alam.
  2. Pilih jenis batu alam yang warnanya sesuai dengan hue warna Anda. Misalnya jika Anda menggunakan skema warna monokrom dengan warna abu-abu, maka pilihlah batu alam yang juga berwarna abu-abu atau hitam.
    Jika menggunakan hue cokelat, pilih batu alam yang berwarna krem atau putih.
  3. Batu alam juga bisa diterapkan untuk bagian bawah dinding saja, misalnya 50 centimeter dari tanah. Sedangkan bagian atasnya dinding bercat biasa.
    Tujuannya adalah untuk mencegah rembesan air dari bawah ke dinding Anda.

↑ Ke Daftar Isi


9. Kayu

desain fasad rumah dari kayu
desain fasad rumah dari kayu | gambar: cgpinoy.org

Fasad rumah minimalis pun dapat dimainkan dengan penggunaan material kayu. Material kayu lebih cocok untuk rumah-rumah di daerah yang bersuhu sejuk, seperti Bandung, Batu, atau daerah dataran tinggi.

Hal ini dikarenakan material kayu, baik dari warna maupun dari sifatnya memang akan menampilkan kesan yang hangat.

Sehingga untuk yang tinggal di daerah perkotaan yang panas, ada baiknya memikirkan sekali lagi pilihan fasad kayu.

Poin-poin penting untuk penggunaan fasad kayu.

  1. Ada banyak warna kayu. Mulai dari cokelat tua, cokelat mudah, hingga cokelat kemerahan. Sesuaikan warna kayu dengan nuansa yang Anda inginkan.
  2. Jika Anda kesulitan untuk mendapatkan kayu karena terkendala harga yang mahal atau kayu sudah semakin langka, Anda bisa menggunakan material lain yang dapat mewakili. Misalnya vynil dengan motif tekstur kayu.

Demikianlah beberapa tips dan ide desain fasad rumah yang bisa Anda terapkan dalam membentuk eksterior rumah Anda lebih indah dan menarik. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba.

Yuk Diskusi!